Suara melengking yang sangat khas milik seorang wanita berparas cantik melanglangbuana di sebuah taman kota. Sekuat tenaga Zazaa mengejar orang yang di sebutnya tadi,sambil terus berteriak menyebut nama Fio. Setelah kurang lebih 10 menit saling berkejar-kejaran,akhirnya mereka menghentikan aksi itu.
Sekarang Fio dan Zazaa telah terduduk di bangku yang ada di taman kota,sambil mengatur nafasnya Zazaa mulai menatap kesal pada Fio. Fio yang mulai menyadari sedang di tatapi oleh Zazaa pun hanya cengengesan.
"Zazaa cantik,tatapan kamu kenapa kesel gitu?"
Tanya fio dengan masih cengengesan,Zazaa yang semakin kesal mengeluarkan semua unek-uneknya pada Fio.
"Ihh Fiooo,kamu tuh ya bikin aku kesel mulu. Apa maksud kamu coba, nge-what's app dia segala ?"
"Ciahh kesel kesel tapi suka kan ? Hayoo ngaku aja"
Fio terus saja menggoda Zazaa agar sahabatnya yang satu ini tidak terus-terusan memarahinya. Alhasil sahabatnya pun tersipu malu walau di tutupi masih dengan kekesalannya. Sejenak suasana diantara keduanya menjadi hening,tak ada lagi percakapan yang terjadi diantara mereka berdua.
~ ~ ~
Matahari telah tengggelam ke peraduannya. Kini Fio telah selesai mengerjakan tugas biologi yang di berikan gurunya disekolah tadi. Setelah membereskan buku-buku yang berceceran di atas meja belajar, Fio langsung mengambil I-Phone yang ia simpan di laci dekat tempat tidurnya.
Fio mulai mencari sebuah nama di kontak ponselnya itu,setelah menemukannya ia langsung menekan tombol hijau dan mendekatkan ponselnya itu ke telinganya. Terdengar nada panggilan,namun tak ada tanda-tanda orang di sebrang sana mengangkat telepon dari Fio. Dilihat jam yang bertengger di dinding kamarnya menunjukan pukul 10.15 , orang yang di teleponnya itu sudah pasti tertidur lelap sekarang ini.
"Ampun deh Zaa jam segini aja udah tidur." Gerutu Fio sambil menatap layar ponselnya itu.
Kejenuhan pun mulai menghantui perempuan yang satu ini. Karena tak ada kerjaan, ia pun mulai membuka akun twitternya dan melihat tweet tweet yang ada di timeline. Dan Fio pun membuat sebuat tweet.
FioVellia
Begini nih nasib Jones :3 kalo malem ngga bisa tidur ngga ada yang bisa diajak ngobrol;((
Fio membuat sebuat tweets lagi.
FioVellia
Mana mbah gentongnya udah tidur duluan lagih --" #poke @ZazaaFira
Karena takut kesiangan besok ke sekolah,akhirnya Fio memutuskan untuk tidur,sebelum itu Fio men-sign out twitternya dulu. Dan Fio pun mulai memejamkan mata nya.
~ ~ ~
Bel sekolah telah berbunyi 5 menit yang lalu, kini semua siswa telah berbaris di lapangan untuk mengikuti upacara bendera yang setiap hari senin dilaksanakan. Di tengah-tengah mengikuti upacara Zazaa yang melihat Fio tampak pucat,sangat khawatir padanya.
"Fii mending ke UKS aja ya,kamu udah pucet banget tau."
Bisik Zazaa pada Fio yang berada di sebelahnya itu. Fio hanya menggeleng. Bujukannya ditolak mentah-mentah oleh Fio. Zazaa semakin khawatir,karena Fio semakin putat seperti mayat hidup.
Akhirnya upacara bendera pun telah selesai di laksanakan. Fio yang merasa badannya sangat lemas dan pusing hebat langsung tak sadarkan diri, hampir Fio terjatuh namun dengan cepat seorang laki-laki berawakan tinggi menopang Fio. Zazaa yang heran karena Fio tak menjawabnya langsung menoleh ke arah Fio dan langsung kaget karena sahabatnya itu pingsan dan tengah di gendong oleh seorang laki-laki ke arah UKS.
"Astaga Fio." Pekik Zazaa,yang langsung menyusul laki-laki itu dan juga Fio.
Setelah sampai di UKS, Fio langsung dibaringkan dan di periksa oleh Ibu bagian kesehatan di UKS itu. Laki-laki tadi langsung ke luar UKS dan berjalan entah kemana. Beberapa detik kemudian menyembul lah kepala Zazaa dari balik pintu, mulai memasuki UKS mendekati Fio.
"Bu, Fio gapapa kan ?" Tanya Zazaa cemas.
"Dia gapapa,hanya saja sepertinya dia ngga sarapan dulu,jadinya pingsan begini." Jawab ibu itu menenangkan.
"Sebentar lagi juga dia siuman ko,kamu terusin ya kasih minyak angin di pelipis dan di sekitar hidungnya." Terusnya lagi.
Zazaa pun menuruti yang disebut ibu itu. Fio pun mulai sadar,dan sedikit-sedikit membukakan matanya mengatur cahaya yang masuk ke dalam mata. Diamati sekelilingnya dengan dahi mengerut. Didapatkannya sosok sahabatnya itu.
"Zaa kenapa aku bisa ada disini ?" Fio menanyakan dengan heran.
"Kamu itu tadi pingsang di lapangan, untung aja langsung ada yang nolongin." Jawab Zazaa sambil membawakan segelas teh hangat dan di simpan di meja dekat Fio.
"Oh aku pingsan. Terus siapa yang nolongin aku?" Sambil membawa teh hangat tesebut lalu meneguknya perlahan.
"Laki-laki,tapi aku ga tau siapa dia."
Fio hanya manggut-manggut tanda mengerti, dirasanya lebih mendingan dan lemasnya mengurang, Fio dan Zazaa pun kembali kedalam kelas.
Berhubung guru-guru sedang ada meeting dengan kepala sekolah, jadi kelas pun ramai dengan siswa yang mengobrol.
Sudah terdengar bel istirahat, siswa berhamburan keluar kelas. Sementara Fio dan Zazaa masih ada di dalam kelas.
"Fii, mau ke kantin ngga ? Aku laper nih." Zazaa yang bertanya sambil merapih kan seragamnya itu.
"Emmm kamu duluan aja deh, nanti aku nyusul. Gapapa kan?" Balasnya diiringi senyuman.
"Yaudah aku duluan ya, kamu hati-hati fi." Zazaa langsung meninggalkan Fio di kelas dan berjalan menuju kantin.
Saat ini Fio sedang tidak mood untuk beranjak dari tempat duduknya, namun lama kelamaan ia pun mulai jenuh dan berjalan ke perpustakaan.
Fio mulai memasuki ruang perpustakaan. Terlihat hanya beberapa siswa saja yang berkunjung ke tempat ini. Ya, biasanya jiga Fio sedang jenuh tempat inilah yang ia kunjungi.
Fio bejalan kesalah satu rak buku kesukaannya, memilih-milih buku yang akan ia baca, setelah menemukannya Fio pun membacanya dengan khusu. Tanpa disadari sedari tadi ada seorang pria yang diam-diam memperhatikan Fio.
"Cantik,pintar,menarik." Batin pria itu sambil tersenyum.
~ ~ ~
Baca Juga Lanjutan Nya Di Bawah Ini !!!
- Mengagumi DIam Diam Part 2
-
Mengagumi Diam DIam Part 4
Okeh Lanjutan Nya cuma Sampai Part 4 Dulu Ya
,Karna Pengarang Nya Sedang Sibuk .
Yang Mau Request Silahkan Hubungi >> Oxavia Ratu Puspita Kamal
Terimakasih Sudah Berkunjung
-
Mengagumi Diam DIam Part 4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar